5 Founder Wanita Indonesia yang Kreatif dalam Berkarya

Sumber gambar: Ace Cloud Hosting

Tak sedikit, kita dapat menemukan pekerja maupun founder wanita Indonesia yang sangat kreatif dan juga tangguh. Artikel ini akan memberikan informasi bahwa wanita juga bisa sama-sama maju bersama pria di dunia bisnis. Berikut ini Mebiso akan membahas 5 sosok wanita tangguh di balik startup yang ada di Indonesia.

1. Catherine Hindra Sutjahyo (Zalora)

Di balik pusat berbelanja fashion item online Zalora, ada seorang founder wanita Indonesia yang luar biasa. Namanya adalah Catherin Hindra Sutjahyo.

Sebelumnya, Catherine adalah seorang pekerja mapan di perusahaan yang bergengsi, McKinsey & Company. Namun akhirnya ia memutuskan untuk melepas pekerjaannya demi membangun sebuah mimpi menjadi founder startup pusat belanja fashion online.

2. Diajeng Lestari (HijUp)

Sebagai negara yang memiliki populasi muslim terbanyak, seorang wanita bernama Diajeng Lestari melihat adanya peluang bisnis yang bisa diraih dari sana. Ia pun mendirikan sebuah platform e-commerce busana muslim yang diberi nama HijUp.

Kehadiran HijUp dari tahun 2011 di industri fashion tanah air terbilang meraih kesuksesan yang cukup besar. Ada 120 brand fashion dari desainer lokal yang bergabung dalam HijUp.

Kini, HijUp juga melebarkan sayapnya di pasar internasional. Beberapa koleksinya dapat di temukan di 50 negara yang ada di dunia, seperti Malaysia, India, dan juga Amerika Serikat.

3. Hanifa Ambadar (Female Daily)

Kegemarannya menulis ulasan mengenai fashion and beauty mengantarkan Hanifah Ambadar mewujudkan hobinya menjadi kenyataan.

Hanifa memiliki hobi menulis blog mengenai fashion and beauty sejak tahun 1999. Hal inilah yang menjadi latar belakang pembuatan Female Daily, sebuah platform forum online bagi beauty enthusiast.

Pada tahun 2005, Female Daily rilis dan menjadi sebuah forum bagi tidak hanya para wanita untuk berbagi informasi mengenai masalah kecantikan, namun juga laki-laki yang ingin ikut serta untuk bergabung.

4. Leonika Sari (Reblood)

Di Indonesia, ada sebuah aplikasi penyedia berbagai informasi mengenai donor darah, lho.

Sang founder adalah wanita yang bernama Leonika Sari. Ia ingin menciptakan sebuah solusi untuk mengatasi masalah kekurangan kantong darah serta meningkatkan jumlah pendonor darah. dengan aplikasi Reblood.

5. Veronika Linardi (Qerja)

Sedang mencari informasi lowongan kerja untuk mengembangkan karier? Anda mungkin perlu mengunjungi Qerja, sebuah situs informasi gaji dan tempat kerja yang didirikan oleh seorang founder wanita Indonesia, Veronika Linardi.

Dalam situs ini, Anda dapat mengulik hal-hal tabu seperti gaji sebuah perusahaan-perusahaan di Indonesia, bagaimana jobdesc-nya, dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, pekerja dan para pencari kerja dapat saling bertukar informasi dan data secara anonim di situs ini. Menarik, bukan?

Itu dia beberapa figur wanita yang menjadi otak di balik startup bisnis yang terkenal di Indonesia, semoga bisa menginspirasi!

Artikel di atas merupakan kolaborasi antara Apiary dengan Mebiso, anda juga bisa membaca artikel-artikel menarik lainnya terkait leadership dan entrepreneurship dari Mebiso melalui https://mebiso.com/. Selamat membaca, salam sukses!